Blogs

RENCANA USAHA YANG BAIK TERGANTUNG LATAR BELANGKANG

20121009-205206.jpg

Begitu Saya Menemukan Faktor-Faktor Kesulitan Memulai Usaha Selama Ini
Inilah Hal-Hal Yang Harus Saya Sampaikan, Agar Anda Segera Memulai Usaha
MEMULAI USAHA HARUS DIDASARKAN LATAR BELAKANG YANG KUAT
Besar atau kecilnya bisnis Anda, membuat rencana usaha adalah sesuatu keharusan. Kemampuan Anda dalam membuat rencana usaha yang baik bisa dijadikan ukuran bagaimana siapnya Anda untuk mulai terjun kedunia usaha dalam menghadapi persaingan usaha yang berat dan penuh segala macam resiko.
Dunia bisnis adalah dunia yang penuh risiko, dan keberanlan mengambil risiko menjadi modal pertama. Tapi keberanian mengambil risiko tanpa diiringi kemampuan membuat analisis terhadap risiko sama saja dengan memasuki pintu kegagalan. Kata Rhenald Kasali.
Penyebab pengusaha atau calon pengusaha gagal pada tahap pertama berbisnis adalah mereka hanya berencana untuk mendapat keuntungan semata saja, timbulnya resiko memang mereka takuti, namun mereka tidak merencanakan dengan baik bagaimana menghadapai segala macam resiko yang bisa timbul dikemudian hari.
Tujuan saya menulis artikel ini tidak bermaksud mengajari Anda, namun mencoba mengingatkan agar kita tidak harus panik dalam mengendalikan aktivitas usaha jika terjadi suatu kendala. Sesederhana apapun bentuk rencana usaha yang Anda pikirkan, pernyataan tertulis rencana usaha itu harus ada untuk menjadi pedoman sehingga kita bisa fokus.
Sebetulnya apa sih Perencanaan Usaha itu ?
Seperti ditulis oleh Kusnendi, Drs.,M.S.
Perencanaan Usaha adalah proses penentuan Visi, Misi, tujuan, strategi, kebijakan, prosedur, aturan, program dan anggaran yang diperlukan untuk menjalankan suatu usaha atau bisnis tertentu.
Dengan demikian secara umum perencanaan usaha mempunyai sifat-sifat sbb :

FOKUS, artinya perencanaan usaha dibuat berdasarkan visi, misi tertentu serta dengan tujuan yang jelas sehingga kita bisa fokus untuk mencapai tujuan.
RASIONAL DAN FAKTUAL, artinya perencanaan usaha dibuat berdasarkan pemikiran yang masuk akal, realistik, berorientasi masa depan sera didukung dengan fakta2 yang ada.
BERKESINABUNGAN DAN ESTIMASI, artinya perencanaan usaha dibuat dan dipersiapkan untuk tindakan yang berkelanjutan serta perkiraan perkiraan tentang kondisi di masa depan.
PREPARE DAN FLEKSIBEL, artinya perencanaan usaha dibuat sebagai persiapan, yaitu pedoman untuk tindakan-2 yang akan dilaksanakan yang disesuaikan dengan perubahan lingkungan bisnis yang dihadapi.
OPERASIONAL, artinya perencanaan usaha dibuat sesederhana mungkin, namun rinci, serta dapat dilaksanakan.

Dengan adanya sifat-sifat diatas maka perencanaan usaha bermanfaat sebagai berikut :
PEKERJAAN dan aktifitas usaha dapat dilakukan secara teratur dan dengan tujuan yang jelas.
MENGHINDARI pekerjaan atau aktifitas yang tidak produktif serta penggunaan sumber daya yang lebih efisien.
MENYEDIAKAN alat evaluasi untuk menentukan keberhasilan usaha.
serta MENYEDIAKAN landasan untuk pengawasan dan upaya perbaikan.
ARTINYA perencanaan usaha dibuat agar digunakan untuk menjamin bahwa tujuan yang telah ditetapkan akan tercapai.
Latar Belakang Pendukung Rencana Usaha
Rencana Usaha yang baik harus didasari latar blakang yang sesuai dengan kondisi dan kemampuan semua pihak serta faktor-2 lain yang terlibat dalam menjalankan usaha. Kesalahan menilai atau berlebihan dalam menilai kemampuan pelaksana usaha dan faktor-2 lainnya akan mengakibatkan Rencana usaha yang baik tidak mendapat dukungan atau sulit dilaksanakan. Akibatnya rencana yang baik itu hanya jadi bahan bacaan saja. Maka sebelum membuat rencana usaha yang baik lakukan dahulu hal-hal sebagai berikut :
1. Indentifikasi peluang usaha.
Ide usaha banyak berterbaran disekeliling kita. Jangan latah dalam memilih peluang usaha. Tapi lakukanlah reset pasar khususnya kondisi disekitar lokasi usaha Anda, itu kalau usaha Anda bersifat lokal.
Pada umumnya suatu produk berpotensi untuk laku dijual dan menguntungkan apabila penawaran untuk produk tersebut masih lebih kecil dari permintaan. Peluang usaha timbul ketika permintaan pasar lebih besar dari penawaran.
Sebaiknya peluang usaha yang demikianlah yang menjadi pilihan Anda. Pilihlah beberapa peluang usaha tersebut untuk dibanding bandingkan dengan faktor faktor lainnya.
2. Pilihlah Peluang Usaha yang sesuai dengan kepribadian Anda.
Dalam penentuan peluang usaha tentu kriteria utamanya adalah apakah usaha itu mampu memberi keuntungan yang memadai, namun dari segi kepribadian Anda apakah jenis usaha tersebut bisa diterima.
Misal peluang usaha minuman keras atau usaha itu menuntut Anda untuk mobil (selalu tidak ditempat). Dari segala aspek usaha-2 tersebut sebetulnya dapat menjanjikan keuntungan yang besar, namun secara kepribadian Anda tidak merasa cocok dengan usaha-2 tsb.
Tentunya solusi terhadap pilihan usaha tersebut adalah menolak peluang tersebut, atau solusi lainnya adalah memberikan peluang usaha tsb. untuk dijalankan atau diwakili oleh pihak lain, yang tentunya juga berakibat adanya perbedaan pola management dan kepemilikan dalam membuat rencana usaha Anda. Pilihlah ide usaha selain keuntungan juga kesenangan, hobi, waktu, tenaga, dan tentunya dorongan hati nurani yang dibutuhkan dalam mengelola usaha tersebut.
3. Ketersedian bahan baku, barang atau jasa.
Faktor ketersedian bahan baku (barang atau jasa) adalah merupakan faktor handalan, artinya tampa bahan baku tentunya usaha tidak akan jalan atau tidak dapat berproduksi.
Mungkin saja bagi pemain lama ketersedian bahan baku mudah tersedia, namun buat pemain baru tidak mudah untuk mendapatkannya, mungkin keterbatasan persedian dipasar, kesulitan transportasi, volume pembelian yang harus besar dll. Anda bisa saja mendapatkan tapi dengan harga khusus (lebih mahal).
Contoh lain ternyata bahan baku atau barang tersebut hanya musiman sehingga tidak setiap saat mendapatkannya. Sehingga hal tersebut mempengaruhi sistim stok untuk pengadaan bahan baku atau barang dan tentunya hal ini menambah biaya tempat penyimpanan. Contoh lain sejauh mana pengenaan pajak atas bahan baku, barang atau jasa yang dimaksud. Jangan sampai hal ini baru diketahui setelah usaha beroperasi, karena hal ini berakibat tersendat-sendatnya produksi dan biaya produksi meningkat, harga jual jadi tidak konpetitip lagi.
4. Kemampuan mencari dan mendapatkan konsumen.
Faktor lain yg tidak kalah pentingnya adalah konsumen. Pada prinsipnya jika ingin membuat usaha apa saja bisa, selain banyak untuk dipilih juga penawaran usahapun banyak. Begitu juga target pasar atau konsumenpun melimpah.
Pertanyaannya mau ngga konsumen membeli atau memakai produk anda atau Anda mampu ngga mencari dan meyakinkan agar konsumen mau membeli atau memakai produk atau jasa Anda. Untuk itu harus dilakukan tes dan survey terlebih dahulu.
Contoh yang gampang adalah usaha makanan. Buatlah contoh makanan dan tawarkan kepada orang2 terdekat dan seterusnya diluar orang yang Anda kenal, survey dan pelajari bagaimana tanggapan mereka tentang produk Anda. Jika tanggapan kurang, perbaiki rasa dan kwalitas sesuai saran temen atau konsumen Anda.
Jika sudah yakin carilah pasar lebih luas namun jangan produksi dulu terlalu banyak. Tetap tanggapi keluhan dan saran konsumen Anda. Buat langkah2 untuk bisa meningkatkan produksi dan memperluas konsumen. Ingat jangan sampai produk Anda diobralpun tidak dilirik konsumen.
5. Mengindetifikasi kemampuan skill dan kesiapan mental.
Kemampuan Anda dan orang2 yang terlibat dalam menjalankan usaha (SDM) harus diukur atau dinilai. Jangan salah atau berlebihan dalam menilai kemampuan dan kesiapan mental mereka.
Apabila itu yang terjadi, maka sebaik-baiknya rencana usaha yang dibuat tetap saja tidak akan berjalan sesuai rencana, malah rencana tersebut menjadi suatu rencana kegagalan.
Hal ini pernah saya alami, rencana usaha dan proposal kelayakan usaha kami buat sebaik mungkin, setelah dipresentasikan terkumpulah modal ratusan juta. Namun apa yang terjadi berikutnya adalah kegagalan yang terjadi.
Faktor faktornya adalah mental dan kemampuan pengelola belum siap sehingga tidak menjalankan fungsinya masing2. Produksi usaha sudah besar besaran padahal target pasar atau konsumen belum ada satupun yang mentanda tangani kontrak pembelian. Yang namanya biaya bertambah terus dan akhirnya tidak ada uang kas sama sekali. Ujung ujungnya hampir semua program usaha tidak sepenuhnya berjalan.
Pemilik modal tidak percaya lagi terhadap pengelola usaha untuk menambah modal dan akhirnya usaha itu bangkrut dengan sendirinya. Jika kemampuan dan mental SDM belum siap, buatlah program pelatihan untuk meningkatkan kemampuan dan merubah mental. Peluang Usaha bagus namun tidak ditunjang SDM yang memadai tetap akan terjadi kegagalan.
6. Faktor external yang teribat.
Kalau pengelola adalah faktor internal, maka diluar itu ada orang atau lembaga atau perusahaan yang akan terlibat dengan usaha Anda.
Inventaris pihak-pihak yang akan terlibat langsungbdan tidak langsung dalam Anda memulai dan menjalankankanusaha. Hubungi mereka cari tahu apa yang mereka butuhkan dari Anda dan apa yang Anda butuhkan dari mereka, kalau perlu lakukan negosiasi untuk kemudahan dan penekanan biaya demi efisiensi usaha Anda.
Faktor external misalnya lembaga hukum atau notaris, pajak, izin usaha, pemilik lokasi usaha, pihak bank, pemilik modal, penambahan daya listrik (PLN), pihak keamanan, pengerah tenaga kerja, lembaga pelatihan. Cari lebih tahu lagi pihak2 external tersebut.
Semakin kenal baik dengan mereka semakin mudah dan jelas Anda berhubungan dan bernegosiasi. Yang terpenting adalah kemudahan dan penentuan biaya-biaya agar bisa sesuai dengan isi rencana dan program kerja usaha. Jangan sampai terjadi biaya tak terduga melampaui beratus-ratus persen dari anggaran.
7. Hitung kemampuan modal dan buat solusinya jika kurang.
Hitung besarnya modal dan biaya-biaya, pengeluaran yang dibutuhkan untuk memulai , mengoperasikan, memproduksi dan lainnya.
Kekurangan cermatan perhiungngan ini akan tersendat sendatnya jalan usaha Anda. Ketiadaan atau kekurangan modal sering dijadikan kambing hitam untuk tidak segera memulai usaha.
Harus diakui bahwa meskipun modal bukan satu-satunya faktor dominan dalam merintis usaha, ketiadaan modal memang bisa menjadi kendala. Agar ketiadaan atau kekurangan modal ini tidak berakibat fatal bagi (rencana) usaha Anda, sebaiknya pelajari sumber sumber pemodalan yang ada untuk bisa memperoleh modal usaha.
Lakukan indentifikasi sumber modal dengan cermat, kalau perlu lakukan negosiasi dengan baik, karena ini menyangkut biaya biaya dan kelengkapan dokumen yang harus Anda siapkan.
Beberapa contoh sumber dana seperti teman atau saudara, Ventura Capital, Pinjaman Bank atau bisa bergabung dengan usaha lain.
8. Dokumentasi dan membuat proposal usaha.
Hasil-hasil indentifikasi diatas harus didokumentasikan dengan baik, buat solusi atau rencaa program kerja jika ditemukan hal-hal yang harus diperbaiki atau dilaksanakan, rangkum semua data- data tersebut kedalam sebuah PROPOSAL USAHA. Maka jadilah suatu Rencana Usaha yang baik yaitu rencana yang benar-benar berdasarkan hasil identifikasi, hasil survey, hasil negosiasi, hasil wawancara yang berdasarkan visi misi dan tujuan usaha. Buat hasil perencanaan yang matang dll.
Dikeheningan Subuh Asmat dan Sisulit.

Test rss

20121009-205126.jpg

”Website

Example 1. Image or text can you clik


Saya bisa Baca Aja..

contoh 2. Only image can you klik

Contoh 3.only text can you klik

Baca Aja..

Contoh 4. With table



Html table for example 4.
(table)
(tr)
(td)
(a href=”http://sulitnih.wordpress.com/2012/08/18/kerja-sama-dan-seorang-pemimpinm/”)
(img src=”http://sulitnih.files.wordpress.com/2012/08/20120818-164058.jpg” /)(/a)(br /)
(/td)
(td)(a href=”http://sulitnih.wordpress.com/2012/08/18/kerja-sama-dan-seorang-pemimpinm/”)
(img src=”http://sulitnih.files.wordpress.com/2012/08/20120818-164058.jpg” /)(/a)(br /)
(/td)
(/tr)
(/table)

Change “(” with ‘<' and ")" with .. After that copy all html to post and test.

Sikap positip apa itu

20120520-211318.jpgSikap adalah suatu ekspresi sederhana dari bagaimana terhadap sesuatu atau beberapa hal dengan rasa apakah kita suka atau tidak suka.

“Semua orang dapat mengubah kehidupannya dengan mengubah sikap mereka.”
Andrew Carnegie

“Sikap adalah hal kecil yang membuat perubahan besar.”
Winston Churchill

“Temuan terbesar generasi saya adalah bahwa seorang manusia dapat mengubah kehidupan mereka dengan cara mengubah sikap.”
William James

Lanjutkan membaca Sikap positip apa itu

Kaum muda dan usaha mandiri

20121009-205139.jpg

20120614-102332.jpg

Bekerja disuatu perusahaan besar dengan jabatan dan gaji lebih dari lumayan ternyata tidak jaminan untuk bisa terus dinikmati sampai pensiun. Padahal untuk bisa dibilang menjadi karyawan yang berprestasi harus bisa mengorbankan waktu dan tenaga yang hampir tersedot habis, sehingga untuk urusan keluarga hanyalah tersisa uang hasil dari jerih payah tersebut. Waktu dan tenaga ? Dah habis duluan dikantor.

Kenapa hasil jerih payah berupa kedudukan dan uang gaji tidak bisa dinikmati sampai pensiun ?

Banyak kondisi yang menyebabkan suatu pekerjaan diperusahaan bisa berhenti disuatu saat. Selain masalah management perusahaan, ternyata masalah politik dan perokonomian negara bisa saja perusahaan tempat kita bekerja ditutup suatu waktu-waktu.

Saya mengalaminya itu, tanpa persiapan yang matang untuk menghadapi masa-masa setelah kantor ditutup, saya berpikir bahwa saya harus tetap bisa produktip menghasilkan pendapatan setiap bulan dari tenaga dan pikiran saya, bukan hidup dari tabungan dan uang pesangon. Itu prinsip saya.

Mengapa saya tidak berniat melamar pekerjaan lagi ?

Pertama paktor usia, pada saat di PHK usiaku dah 43 tahunan dan teman2ku masih banyak sekali yang berusia dibawah 40 tahun, saya berniat tidak mau bersaing dengan mereka dalam rangka mencari pekerjaan baru. Apalagi dengan bidang pekerjaan yang sama.

Kedua warisan, hasil pekerjaanku selama dua puluh tahunan ternyata tidak ada yang bisa saya wariskan kepada anak dan keluarga, kecuali harta benda. Alhamdulillah walaupun itu sebetulnya lebih dari cukup.

Ketiga kondisi ekonomi & politik, kondisi ekonomi dan politik pada saat itu tidak nyaman, masalah PHK masih menjadi momok yang amat menakutkan bagi yang berprestasi, apalagi karyawan yang biasa-biasa saja. Saya tidak mau terlibat lagi dengan mereka.

Kenapa saya lebih memilih untuk memulai usaha mandiri ?

Pertama banyak pesaing baru bermunculan dan pesaing lama mulai gonjang-ganjing. Kondisi ekonomi saat itu memang tidak menguntungkan buat pemula maupun pemain lama. Harga barang meningkat namun banyak barang yang hilang dari lapangan, sedangkan daya beli masyarakat sedang menurun. Selain faktor kurs mata uang asing yang meningkat tajam, mereka para pengusaha menginginkan semua transaksi harus dibayar secara tunai. Inilah menurut saya waktu yang tepat untuk memulai membangun usaha mandiri.

Kedua usaha mandiri bisa diwariskan. Mengingat kedepannya lapangan pekerjaan formal makin sulit. Maka dengan pertimbangan usaha ini berjalan walaupun lambat namun bisa diwariskan, sehingga saya berpikir saya bisa menyediakan lapangan kerja baik buat orang lain maupun anak cucu sayakedepannya.

Ketiga Bisa belajar sambil usaha. Pada saat itu banyak sekali pekerja dari kantor2 lain yang senasib. Kami bisa saling share untuk bagaimana dan usaha apa yang bisa kami jalani. Persaingan tetap ada. Sehingga dari situasi dunia usaha, ekonomi dan politik yang aburadul, saya bisa banyak belajar, berusaha dan bersaing. Apapun kondisi usaha yang kita jalani, besar kecilnya usaha yang kita miliki, selama usaha yang kita miliki masih bisa bertahan lama itu sudah cukup baik, kita tinggal menunggu pekerbangan ekonomi dan politik yang lebih baik. Pada saat itulah harusnya saya sudah siap bersaing dan lebih berkembang. Hal ini perhitungan saya, karena nantinya saya sudah didukung oleh kesiapan mental, berpengalaman dan punya usaha yang minimal bisa bertahan.

Keempat masa pensiun harusnya masa yang tenang. Banyak orang yang masih berpikir akan istirahat total atau usaha apa yang harus dijalankan setelah pensiun dari kantornya. hal ini jelas pemikiran yang keliru. Begitu pensiun sebetulnya kebutuhan Anda meningkat, sedangkan tenaga sudah berkurang untuk berjuang, kalaupun tidak boros itu semata karena usaha keras Anda untuk menekannya alias irit. Kenapa harus ditekan loh wong harusnya bersenang-senang kok. Seperti uang kesehatan yang harus ditanggung sendiri, uang untuk jalan-jalan kemanca negara (ia dong waktu kerjakan ngga ada waktu) dan kebutuhan hidup yang sebetulnya terus meningkat dari segi harga-harga. Jadi dengan Anda mempunyai usaha mandiri sejak dini (sebelum pensiun) setelahnya ngga ada istilah pensiun, yang ada jika Anda ingin santai atau bersenang-senang serahkan kepada ahlinya (pegawai) dan kita tinggal mengontrol dan menikmati hasilnya.

Bagaimana hasilnya usaha mandiri saya sekarang ?

Alhamdulillah dengan perjuangan yang tidak kalahnya seperti waktu dikantoran dulu, saat ini usaha mandiri saya berjalan sesuai rencana. Walaupun banyak kesulitan dan kerugian, karena hal itu masih dianggap umum bagi pengusaha mandiri yang ingin berkembang.

Bagaimana pendapat Anda apakah lebih baik bekerja pada orang lain atau apakah memiliki usaha mandiri ?

Kalau waktu boleh mundur ke masa lalu, saya berpendapat seharusnya sudah dari dahulu kala saya memulai untuk memiliki usaha mandiri. Dahulu kala maksudnya adalah waktu masih sekolah…. Waktu masih muda, waktu masih bekerja, tidak tua seperti sekarang ini.

Untuk menjadi pengusaha yang sukses Anda tidak harus menunggu selesai sekolah selesai, tidak harus menunggu kuliah jadi sarjana dahulu. Beda jika Anda harus bekerja dikantoran. Menjadi pengusaha sama seperti sekolah: ada tingkatannya, butuh waktu, pengalaman, jatuh bangun. Jadi kenapa harus membuang-buang waktu nunggu sekolah selesai atau pensiun, baru setelah itu memikirkan jadi pengusaha.

Anda masih bercita-cita ingin tetap menjadi pegawai kantoran ?

Untuk mempunyai usaha mandiri seharusnya tidak menghalangi cita-cita Anda tersebut. Untuk bisa digolongkan menjadi orang yang sukses, berhasil, maka untuk mudahnya biasanya diukur secara materil alias kekayaan yang Anda miliki. Untuk bisa menjadi golongan orang yang disebut kaya raya Anda harus mendapatkan penghasilan yang besar, itu artinya harus dari beberapa sumber keuangan atau harus memiliki beberapa usaha sebagai mesin uang. Tidak cukup satu sumber saja. Walaupun ada sebagian orang seperti itu biasanya perusahaan yang satu itu merupakan hasil gabungan dari beberapa usaha yang sudah mereka jalani. Jadi jika Anda bekerja dan berwiraswasta dan ternyata Anda bisa melakukannya dengan baik. Anda adalah salah satu calon pengusaha besar dan berpotensi untuk menjadi orang yang tergolong kaya raya. Kalau akhirnya usaha mandiri Anda maju dan berkembang, kenapa masih harus bekerja pada orang lain (jadi karyawan) ?. Lebarkan bisnis Anda.

Kaum Muda mulailah segera memulai usaha mandiri, jangan menunggu selesai sekolah, bekerja atau menunggu pensiun. Salah satu jiwa wirausahawan adalah harus segera bertindak, kesuksesan itu tidak ada dalam pikiran tetapi ada dalam tindakan. Besar kecil bisnis yang Anda miliki saat ini, itu berarti Anda telah melewati masa sulitnya memulai usaha mandiri. Sehingga Anda punya kesempatan waktu yang banyak untuk memiliki usaha-usaha lainnya. Perbanyak mesin uang Anda yang akan memberikan Anda kesempatan untuk memiliki kekayaan yang berlimpah baik lahir & batin maupun dunia & akherat. Amin.

List font family

serif

sans-serif

cursive

fantasy

monospace

aharoni

Andalus

Angsana New

AngsanaUPC

Arabic Transparent

Arial

Arial Black

Arial Narrow

Batang

BatangChe

Book Antiqua

Bookman Old Style

Browallia New

BrowalliaUPC

:Comic Sans MS

Cordia New

CordiaUPC

Courier New;

David

David Transparent

DilleniaUPC

Dotum;

DotumChe

Estrangelo Edessa

EucrosiaUPC

FanTasy

Fixed Miriam Transparent

Franklin Gothic Medium

FrankRuehl

FreesiaUPC

Garamond

Gautami

Georgia

Gulim

GulimChe

Gungsuh

GungsuhChe

Haettenschweiler

Impact;

IrisUPC;

JasmineUPC;

Kartika;

KodchiangUPC

family:Latha;”

Levenim MT

LilyUPC

Lucida Console

Lucida Sans Unicode

Mangal

Marlett

Microsoft Sans Serif

MingLiU

Miriam

Miriam Fixed

Miriam Transparent

Frosty

Fraktur

Decorative

Courier

Comic Sansm

Calibri

Blackletter

Avqest

The quick brown fox jumps over the lazy dog. 0123456789

Fraktur
Frosty
Garamond
Georgia
Helvetica
Impact
Minion
Modern
Monospace
Palatino
Roman
Script
Swiss
Times New
Verdana